Sabtu, 21 April 2012

Memancing Ikan Nila & Triknya

Ikan Nila
Habitat
Habitat atau tempat tinggal ikan nila ada di danau, sungai, maupun kolam, sampai di rawa (payau), ikan ini termasuk ikan yang mudah beradaptasi terhadap perubahan air, ia dapat hidup di air tawar maupun di air payau.

Umpan untuk ikan Nila


Umpan pancing ikan nila sangatlah beragam baik yang berupa tumbuhan maupun hewan-hewan kecil, kita tidak akan kesusahan mendapatkan umpannya, terdiri dari:
  • Cacing, Nila kecil sampai sedang
  • lumut (yang biasanya ada di sawah, pilih yang masing muda dan segar berwarna hijau muda dan bertekstur lembut) Ikan nila kecil sampai besar. 
  • laron (direkomendasikan penulis, berdasarkan pengalaman) Ikan nila sedang
  • udang rawa, (udang ini berukuran kecil dan berwarna putih) untuk ikan nila besar di rawa.
  • kroto (telur semut) ikan nila kecil sampai sedang 
  • pelet (ikan kolam) ikan nila sedang
  • lipas (kecoa kecil yang hidup di tanah) nila kecil sampai sedang
Triknya:
  • Ikan nila seperti ikan air tawar pada umumnya mencari makan pada pagi hari antara jam 7-10 dan sore hari antara jam 15-18.
  • Gunakan dedak sebagai penarik untuk membuat ikan berkumpul dekat lokasi kita memancing. Basahkan dedak terlebih dahulu baru lemparkan ke "hotspot"-nya.
  • Ikan nila besar (babon) biasanya memangsa hewan-hewan kecil (udang) di pinggir kolam dan menyukai lumut.
  • Untuk ikan nilai merah yang biasanya sangat sulit untuk dipancing, gunakan umpan anak nila berukuran jari kelingking orang dewasa. 
  • Untuk memancing di danau umumnya menggunakan umpan lumut, dan tingkat kesulitannya lebih tinggi karena banyaknya ketersediaan makanan bagi ikan di danau.
  • Untuk di rawa payau kita dapat menggunakan umpan udang kecil ataupun lumut
  • Khusus memancing di kolam yang sering dipancing, kita bisa menggunakan senar/kenur berukuran kecil/halus (senar/kenur direndam ari panas dahulu agar lebih lentur)  mata kail berukuran 6 atau 8 (kecil), jarak antara pemberat dan mata kail sekitar minimal 30 cm, gunakan pelampung, dan jangan berada dekat pinggir kolam amati saja dari jauh, jika pelampung bergerak, strike........
  • Bila senar/kenur yang kita gunakan berukuran kecil saat mendapat ikan besar kita tidak dapat mengangkatnya langsung dan jangan dipegang senarnya karena akan mengakibatkan putusnya senar atau kenur, gunakan serokan untuk mengangkat ikannya ke darat.
NB: Untuk umpan lumut, pilihlah lumut yang masih hijau muda, bertekstur lembut, letakkan lumut dalam wadah, tambahkan air dan sedikit garam, garam berfungsi sebagai perekat agar lumut tidak mudah lepas saat di pasang di kail, untuk memasang ke mata kail kita celupkan kail ke wadah lumut lalu kita putar-putar mata kail tersebut hingga lumut menempel pada mata kail. 
  • selamat memancing...............

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar