Senin, 26 Maret 2012

Cara Mengatasi Air Kolam Hijau/ Keruh

Agar air kolam tidak berwarna hijau
 
Kita sering mendapati sebuah kolam yang terbuat dari semen (kolam hias) hanya dapat melihat air yang berwarna kecoklatan atau kehijauan bahkan hijau pekat, tanpa dapat melihat ikan di dalamnya. Lantas apa gunanya kita memiliki kolam hias ?
Warna air yang hijau disebabkan oleh lumut yang hidup mengapung di air, jika lumut tersebut tumbuh di dinding kolam malam dapat menjadi makanan bagi ikan, lumut yang mengapung di air ini tumbuh disebabkan oleh beberapa faktor berikut:
a.       Letak kolam yang terkena matahari langsung
Sinar matahari sebenarnya sangat berpengaruh pada kecerahan dari warna sisik ikan. Akan tetapi bila kolam terkena matahari langsung dan tidak memiliki system penyaring air yang baik dapat mempercepat pertumbuhan lumut air, sebaiknya letak kolam tidak terkena matahari langsung seperti di samping rumah, atau di dalam rumah kita dapat mengganti penyinaran dengan lampu pijar.
b.      Masuknya air hujan
 Masuknya air hujan menyebabkan pH air kolam berubah yang dapat pula mempercepat pertumbuhan lumut air.
c.       Tidak adanya sirkulasi air
Sirkulasi air yang baik dapat diperoleh dengan penambahan  penyaring air, baik yang buatan maupun alami atau keduannya lebih sempurna lagi bila kita tambahkan kolam pengendapan. Dengan itu walaupun kolam kita terkena matahari langsung air kolam tidak akan berwarna hijau.
d.      Jenis ikan yang kotorannya mudah menyebabkan air menjadi hijau.
Pemilihan jenis ikan seperti ikan mas, patin, lele, gurami merupakan  beberapa ikan yang tidak mudah menyebabkan perubahan warna air, sehingga kita dapat menikmati memiliki kolam dan dapat melihat ikan berenang kesana-kemari bukan hanya melihat air hijau atau cokelat saja. Sedangkan ikan yang kotorannya mudah menyebabkan air berwarna hijau adalah ikan nila.
e.       Populasi ikan
     Populasi ikan berbanding lurus dengan kotorannya semakin banyak ikan semakin banyak pula kotorannya sehingga melebihi daya bersih penyaring air sebaiknya dengan padat tebar 5 - 10 ekor/m2. Sebagai contoh jika kita memiliki kolam berukuran  1,5 x 3 m, berarti kita memiliki 4,5  m2 berarti dapat diisi 45 – 50 ekor dengan catatan sampai usia 6 – 7 bulan (usia dewasa/konsumsi) setelah berusia itu jumlah ikan hendaknya dikurangi. (populasi ikan berlaku apa bila kolam kita memiliki penyaring air dan sirkulasi air yang baik)

Apabila air kolam sudah berwarna hijau sebaiknya air kolam diganti terlebih dahulu, baru di pasang penyaring buatan. Untuk memaksimalkan sistem penyaring air sebaiknya kita tambahkan kolam pengendapan sebagai pengendap lumpurnya, pada kolam pengendapan ini dapat pula kita tambahkan tumbuhan air seperti eceng gondok, eceng gondok dapat juga mengurangi perkembangan lumut air tersebut.

Kolam yang airnya jernih membuat ikan terlihat, sehingga tujuan dari pembuatan kolam hias tersebut tercapai.
Semua faktor penyebab air kolam berwarna hijau/keruh kecuali populasi ikan dapat diatasi bila kita memiliki system penyaring air yang baik. 

Posting terkait mengatasi air kolam hijau/keruh
Kendala dan Pemecahannya.
Kolam Pengendapan

Jika ada pertanyaan silahkan tulis di kolom komentar.............

15 komentar:

  1. Kalau ada pertanyaan silahkan di tanyakan ....dikolam eh kolom komentar ..

    BalasHapus
  2. Balasan
    1. Kolam yg terbuat dari semen (kolam hias)

      Hapus
  3. ada apa tidak obatnya untuk menetralkan warna hijau
    enceng gondok jika ditanam di kolam memengaruhi ikan apa tidak


    salam

    saroji

    BalasHapus
    Balasan
    1. Setau saya tidak ada,
      eceng gongok dapat di tanam di kolam, asalkan kolam tersebut terbuat dari semen, jika dari tanah maka eceng gondok tersebut akan berkembang biak dan tidak dapat dikendalikan perkembangannya

      Hapus
  4. ijin sedot kolamnya...eh, ilmunya ya bos...artikel menarik, aku juga punya kolam kecil, warnanya juga dah hijau, banyak lumutnya...tak bersihkan pake senjata tajam gak bisa...malah semennya ikut terkeruk... katanya pake bycline bisa, tapi belum kucoba...takut nanti kalo dah diisi air lagi ikannya malah pd mati... ada solusi lain ? kalo enceng gondok, katanya bagus untuk oksigenasi ikan/kolam, tapi jangan kebanyakan.

    BalasHapus
  5. Kalau lumut tersebut tumbuh di dinding kolam, saya kira tidak apa-apa karena itu dapat menjadi pakan tambahan bagi ikan, penggunaan bycline bisa membuat ikan tewas, eceng gondok selain sebagai penambah oksigenasi juga dapat menyerap amoniak dari kotoran ikan yang menumpuk (penyaring alami). Jika kolam terkena sinar matahari lansung sangat dianjurkan untuk penambahan eceng gondok atau tanaman air lainnya, sinar matahari sangat baik untuk menjaga pertumbuhan eceng gondok.

    BalasHapus
  6. kolam gurame saya juga makin hijau muda airnya, padahal saya kira karena pemberian pakan berupa daun-daunan sente/talas, ternyata karena kepanasan. dulu sudah pernah saya sebar enceng gondok ke kolam, sisa kotoran ikan banyak yang mengapung di sekitar enceng gondok sehingga mudah dibersihkan, namun enceng gondok di kolam saya tidak bertahan lama soalnya dimakan sama si gurame.

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya, ikan gurame pemakan tumbuhan, jadi sebaiknya kolam penyerapan yang diberi eceng gondok dipisah dari kolam utamanya sehingga tidak di makan oleh ikan gurame

      Hapus
  7. pak saya ada kolam semen 2x2m setengah lingkaran.sebelumnya diisi nila & sukses berkembang biak dg sendirinya, meskipun air sampai hijau karrena cuma pake pompa air untuk sirkulasi air. sekarang saya tambah filter minus kolam endapan buatan sendiri dg pompa 2500l/jam, soalnya pengen melihara koi. sama pompa 800l/jam tanpa filter untuk gerkkan kotoran yg ngendap di area mati. nah sekarang koi.nya sehat2, tapi nilanya jadi sering mati kalo pagi hari. kalo malam koinya sering diatas buat bernafas.. disekeliling kolam ditumbuhi lumut. kira-kira kenapa ya pak? terima kasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Jumlah ikan juga berpengaruh terhadap kesehatan penghuninya, kolam saya ada ikan koinya, nila, bahkan lele, tapi dapat berdampingan dengan baik dan sehat, untuk ikan nila biasanya tidak tahan terhadap keasaman air, coba di tambahkan potongan pohon pisang, ukurannya disesuaikan saja dengan besar kolamnya

      Hapus
  8. saya punya kolam galatama gan, banyak lumutnya.. pada ngambang diatas gimana cara ngatasinnya ya gan.. makasihh

    BalasHapus
  9. klo untuk kolam galatama (biasanya kolam tanah) tidak bisa menggunakan cara ini, justru kalo ikannya kelihatan tidak seru memancingnya

    BalasHapus
  10. ini ane kemaren habis bikin kolam dan diisi ikan patin bibit ukuran 7-10cm +-100ekor , dari 5 hari ini terdapat cukup banyak ikan yang mati. solusinya mengatasi ini bagaimana yaa?
    nb: kolam semen terbuka ukuran 80cmx350cm kedalaman 60cm.

    BalasHapus
  11. bos aku punya kolam pemancingan galatama, aku lg dibuat bingung ikan sering sekali ngambang karena kurang oksigen krn kadang air yg masuk dari sungai untuk sirkulasi oksigen kadang mengalir kadang tidak, jika sungi banjir maka airnya pun ga bisa mengalir. pdhl aku dah kasih blower uap dan mesin jet pump biar air agar bisa bolak balik untuk sirkulasi tapi tetap aja ikan stres,, gimana solusinya bos mohon dibantu

    BalasHapus