Jumat, 06 Juli 2012

Pulau Baai

Hotspot memancing Pulau Baai
Daerah Pulau Baai, sekitar 20 kilometer dari pusat kota Bengkulu. Posisi koordinat: 03ยบ 54′ 16" LS / 102° 17′ 22.9" BT. Topologi Pulau Baai yang menyerupai kolam besar menyebabkan daerah ini memiliki paling banyak hotspot. Berbagai jenis ikan,  kepiting, dan udang banyak terdapat di daerah ini. Dari ikan GT (gebur, rawe), Kakap, Bandeng, Jenihin, Kerapu, Kakap, cermin-cermin, Belanak, Nila, Gurame, dan masing-masing  tempat memiliki jenis ikan tertentu.


Lihat Peta Lebih Besar  

Daerah ini memiliki banyak hutan bakau tempat berbagai jenis ikan mencari makan, bertempat tinggal, dan bereproduksi. Selain ikan terdapat juga berbagai jenis kepiting, udang, dan lokan. 
Daerah Pulau Bai sebenarnya memiliki potensi besar sebagai pusat budidaya perikanan, sayang pemerintah daerah kurang tertarik untuk mengembangkannya. 
Jika kita memilih daerah pelabuhan lebih mengasikan jika kita mancing menggunakan kapal kecil dekat alur masuk kapal.  
Hotspot yang banyak diincar pemancing pingir pantai adalah di ujung alur tempat masuk kapal/air laut ke dermaga atau sering disebut Lentera Merah (lamp mercusuarnya berwarna merah).
Demarga tempat kalal nelayang berlabuh TPI Pulau Bai, juga merupakan salah satu pilihan bagi para pemancing.
Daerah Briket jika kita ingin memancing nila, belanak, atau bandeng, ikan yang ada tergantung seberapa besar pasang surutnya saat kita memacing. Kalo air lebih ke tawar maka ikan yang ada biasanya kebanyakan nila. Sedangkan jika air sedang pasang dan air lebih terasa asing maka ikan yang ada biasanya kerapu, bandeng, anak GT kebanyakan ikan laut.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar