Gambar 2. Contoh Kolam
Pengendapan dengan Penyaring
Kolam kedua merupakan kolam yang berfungsi sebagai
pengendap lumpur dari kolam utama. Kolam kedua/pengendapan dibuat lebih dangkal
dan dibuat lebih tinggi dari pada kolam utama. Apabila kolam kedua digunakan
juga sebagai penyaring alami, hendaknya kedalaman dari kolam ini paling dalam
30 cm. Pada dasar kolam taburkan pasir, kerikil dan koral setebal 1 - 2 cm. Di
sini kita menggunakan tanaman eceng gondok sebagai penyaring alaminya. Jumlah
eceng gondok yang digunakan semakin banyak semakin baik hasilnya.
